Rabu, 29 Oktober 2014

MATI






Mati selalu mambawa haru

Bukan hanya sedih tapi duka kehilangan yang mendalam

Mengganti tawa menjadi sendu

Mengganti riang menjadi kabut

Tapi mati ternyata tak mati

Karena ada hidup setelah mati

Mati adalah awal hidup yang sebenarnya

Mati adalah gerbang pintu menuju keabadian

Jadi mati adalah awalmu menuai panen dari apa yang kau tanam

Jadi mati tak melulu harus ditangisi

Tapi diingat

Apa yang sudah dilakukan

Apa yang sudah dikerjakan

Apakah lebih banyak kebaikannya?

Atau lebih banyak keengganan juga keraguannya?

Masihkah enggan yang selalu kau turuti atau kebaikan yang mendahului dan melibas ragu?

Mati menjadi pengingat dan alarm alami yang harus selalu diingat, agar sombong dan arogansi hati tak mengikatmu terlalu kuat.

Tidak ada komentar: